KONFIGURASI DASAR MIKROTIK ROUTERBOARD
1. SEJARAH SINGKAT MIKROTIK
Sekitar tahun 1966, keduanya memulai dengan sistem operasi Linux dan MS DOS dan dipadukan dengan teknologi berbasis wireless LAN atau WLAN Aeronet dengan kecepatan hingga 2 Mbps di Moldova.
Jenis – Jenis Mikrotik
1. Mikrotik RouterOS
Tidak hanya dapat berfungsi sebagai router, mikrotik routerOS juga akan dilengkapi dengan berbagai fitur seperti hotspot, bridge, proxy server, firewall, dan lainnya.
Dengan mikrotik jenis ini, kamu langsung bisa menciptakan router sendiri.
2. Mikrotik RouterBoard
Mikrotik yang beroperasi dengan sistem perangkat keras ini dikembangkan oleh perusahaan mikrotik sehingga harus memiliki sistem operasi routerOS untuk dapat bekerja.
Mikrotik routerboard memiliki ukuran yang sangat kecil dan praktis. Routerboard ini terdiri atas processor, RAM, ROM, dan memory flash.
Dengan mikrotik routerboard, kamu bisa menjalankan fungsi router tanpa tergantung pada perangkat komputer. Sebab, fungsi router telah tertanam di dalamnya.
Jenis mikrotik ini banyak dipilih karena lebih hemat biaya dengan penggunaan 2,3 watt saja, proses pemasangannya pun cukup mudah, dan komputer yang digunakan tidak harus berspesifikasi tinggi.
1. Routerboard Series
Format penulisan kode produk Mikrotik sebagai berikut:
<board name> <board features>-<built-in wireless > <wireless card
features>-<conector type>-<enclosure type>
Board Name:
1. 3-symbol name
⦁ Digit Pertama menunjukkan series router (bisa berupa Angka atau huruf)
⦁ Digit Kedua menunjukkan jumlah interface (bisa berupa ethernet, sfp, sfp+)
⦁ Digit ketiga menunjukkan jumlah interface wireless
2. Word
3. Exceptional Naming
⦁ Router yang memiliki interface lebih dari 9 ethernet. sebagai contoh: RB1100, RB1200, RB2011, RB3011 dll
Board Features:
⦁ P - Mendukung POE Out di beberapa interface misalnya ether2,3,4,5 dll.
⦁ i - Hanya mendukung satu port POE Out.
⦁ A - Memory yang lebih besar atau memiliki License level yang tinggi.
⦁ H - CPU yang lebih besar kapasitasnya.
⦁ G - Gigabit
⦁ L - light edition
⦁ S - SFP port
⦁ e - Ekstensi Interface PCIe card
⦁ x
⦁ R - MiniPCI or MINIPCIe slot
Built In Wireless
Jika perangkat memiliki wireless bawaan, maka penulisan format nya sebagai berikut: <band><power_per_chain><protocol><number_of_chains>
⦁ 5 - 5Ghz
⦁ 2 - 2.4Ghz
⦁ 52 - dual band 5Ghz and 2.4Ghz
2. power per chain
⦁ (Kosong) - "Normal" - (<23dBm)
⦁ H - "High" - (23-24dBm)
⦁ HP - "High Power" - (25-26dBm)
⦁ SHP - "Super High Power" - (27+dBm)
3. Protocol
⦁ (Kosong) - Hanya untuk perangkat yang mendukung 802.11a/b/g
⦁ n - Hanya untuk perangkat yang mendukung 802.11n
⦁ ac - Hanya untuk perangkat yang mendukung 802.11ac
4. number_of_chains
⦁ (Kosong) - single chain
⦁ D - dual chain
⦁ T - triple chain
5. connector type
⦁ (Kosong) - Hanya satu konektor untuk tiap model
⦁ MMCX - Konektor jenis MMCX
⦁ u.FL - Konektor jenis u.FL
⦁ BU - board unit, Hanya perangkat saja tanpa casing.
⦁ RM - rack-mount enclosure, Casing yang dikhususkan untuk di tempatkan pada rack, biasanya sudah include
⦁ EM - extended memory, Memiliki memory yang besar
⦁ LM - light memory, Kapasitas memori lebih kecil
⦁ BE - black edition case, Casing dengan warna hitam
⦁ TC - Tower (vertical) case, Casing jenis tower (berdiri)
⦁ OUT - outdoor enclosure, Casing khusus untuk pemasangan di luar ruangan Outdoor
⦁ HG - high gain antenna enclosure (untuk SXT)
⦁ BB - Basebox enclosure (untuk RB911)
⦁ NB - NetBox enclosure (untuk RB911)
⦁ NM - NetMetal enclosure (untuk RB911)
⦁ QRT - QRT enclosure (untuk RB911)
⦁ SX - Sextant enclosure (untuk RB911, RB711)
⦁ PB - PowerBOX enclosure (untuk RB750P, RB950P)
⦁ PC - PassiveCooling enclosure (untuk CCR)
⦁ TC - Tower (vertical) Case enclosure (untuk hEX, hAP dll)
- Via Hardware
Setiap RouterBoard memiliki tombol reset fisik yang berbeda ada yang posisinya masuk kedalam sehingga kita perlu alat bantu untuk menekannya ada juga yang berupa tombol yang dapat kita tekan langsung. Tombol ini biasanya terletak dibagian samping dari casing RouterBoard. Cara meresetnya adalah :
- Pastikan RouterBoard dalam kondisi mati
- Tekan tombol reset selama kurang lebih 5-10 detik sambil menyalakan RouterBoard
- Tunggu sampai lampu “USR” selesai berkedip lalu lepas tombol reset
![]()
Lalu bagaimana jika RouterBoard tersebut tak memiliki casing alias Board Unit? Anda dapat menggunakan Jumper untuk me-resetnya. Caranya :
- Hubungkan Jumper dengan obeng atau logam lain untuk mereset
- Tahan sekitar 10s
- Nyalakan Routerboard
[5] CARA SOFT RESET MIKROTIK
- Via Software
Soft Reset merupakan cara me-reset RouterBoard via Software baik via GUI (Winbox, Webfig) atau CLI (SSH, Telnet dll).
- Via GUI
- Anda bisa membuka aplikasi Winbox
- Memilih menu pada sisi kiri, System > Reset Configuration.
- Centang No Default Configuration > Reset Configuration.
- Selesai.
[6]CARA KONFIGURASI IDENTITY MIKROTIK
Jika menggunakan WinBox
Masuk ke menu “System” kemudian pilih submenu “Identity”, kemudian kita bisa merubah Default Identity sesuai yang kita inginkan, kemudian klik “OK”

Komentar
Posting Komentar